Pin It

Widgets

Dalil berhenti makan sebelum kenyang, ade ke ?

Bissmillahirrahmanirahim

Anda tahu tak, sebenarnya tiada dalil yang menetapkan berhenti makan sebelum kenyang. Makanlah selagi mana boleh dan tidak memudaratkan. Diantara ungkapan yang terkenal di masyarakat dan diyakini sebagai hadits atau perkataan nabi adalah ungkapan berikut ini:

نحن قوم لا نأكل حتى نجوع، وإذا أكلنا لا نشبع
“Kami, kaum muslimin, adalah sekelompok orang yang tidak akan makan sampai merasa lapar terlebih dahulu dan jika kami makan, kami tidak sampai kenyang”
قال العلاّمة المحدِّث الألباني في السلسلة الصحيحة ( 7 / 1651 – 1652 ) : لا أصل له 
Hadits di atas dibahas oleh al Albani dalam Silsilah Shahihah juz 7 hal 1651-1652 dengan kesimpulan “tidak memiliki sanad” yang merupakan derajat hadits yang lebih jelek dari pada hadits palsu.
So, hati hati eh, kadang kdang statement tuh hanya buah kata orang tapi lama kelamaan menjadi satu adat kita dan boleh pula sesetangah mengatakan ianya hadis, nauzubillah. Itu dah kira satu tahap mendustakan ke atas nama Nabi saw.
Dari Samurah bin Jundub dan al-Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu’anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menyampaikan suatu hadits dariku yang hal itu tampak dusta, maka dia tergolong salah satu di antara dua pendusta.” (HR. Muslim dalam Mukadimah Shahihnya, lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain, hal. 8 )

nikmatnyaaa kucing ni minum susu

Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian berdusta atas namaku. Sesungguhnya barangsiapa yang berdusta atas namaku, maka dia akan masuk neraka.” Dalam riwayat Bukhari, “Hendaknya dia masuk ke neraka.” (HR. Bukhari dalam Kitab al-’Ilm, dan Muslim dalam Mukadimah Shahihnya, lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain, hal. 8 )



No comments: