Pin It

Widgets

#ketaksuban


Bissmillahirrahmanirrahim




Di saat saya melopong melihat ketabsuban/kejahilan melampau yang melanda rakyat malaysia terhadap ustaz maharaja lawak kerana bertanyakan soalan fiqih seperti "apa hukum pergi mesjid dengan kereta yang tayarnya terkena najis anjing", "apa hukum menabur beras tepung tawar", "apa hukum main gitar" saya HAMPIR MENANGIS membaca soalan fiqih yang ditanya oleh saudara seaqidah saya yang disembelih oleh SYI'AH yang disangka muslim oleh orang malaysia. Antara soalan yang saya jamin jika ditanya pada Ustaz Maharaja Lawak Malaysia, pasti dia tak mau lagi berlawak. (itupun kalau hatinya hanif). Soalan-soalannya seperti berikut:



Pertanyaan seputar fiqh yang diajukan kepada Syaikh Dr. Khalid Al Mushlih, seputar kesulitan yang dihadapi oleh rakyat Syria, renungkanlah betapa mereka masih berusaha beribadah secara sempurna, di tengah kondisi sedemikian hebatnya!

1. Jika seorang kehilangan kira-kira 75% dari kulit wajahnya akibat pecahan rudal (motar), bolehkah hanya membasuh 25% bagian wajah yang tersisa ketika wudhu?! 
2. Jika kami sedang shalat kemudian jatuh rudal (motar) di rumah kami, apakah kami harus memutus shalat untuk mengumpulkan jasad anak-anak kami yang telah tewas, ataukah menyempurnakan shalat kemudian baru mengumpulkan mayat?! 
3. Jika masjid di lingkungan kami terbakar akibat missil, dan turut terbakar pula mushaf Al Qur’an yang ada, bolehkah kami membaca Al Qur’an dari serpihan-serpihan mushaf yang masih tersisa?! 
Syaikh berkata, “Setelah membaca pertanyaan-pertanyaan ini aku ingin bertanya, bagaimana pendapatmu?! Ya Allah, tolonglah derita rakyat Syria, dan segera bebaskanlah mereka!”. 
BANGUN! Jangan asyik berhibur, sampai menuntut ilmu pun nak berhibur gelak tawa, sedang ilmu yang dituntut belum tentu sarih dan sahih, kemudian taksub pada ustaz, kemudian masih bersangka baik pada syi'ah! -KALAU ADA YANG BENCI STATUS INI, KETAHUILAH, AKU TIDAK PERLU AKAN REDHO KALIAN, AKU HANYA PERLU REDHO ALLAH MELALUI ILMU DAN AGAMA YANG HAQ, BUKAN ILMU DARI SI PENIPU! Wallahul musta'an.

#dipetik dari FB; ianya memang hakikat.

No comments: