motivasi diri

Bissmillahirrahmanirrahim

Thru my life for second semester ~


No amount of guilt can change the past and no amount of worrying can change the future. Go easy on yourself for the outcome of all affairs is determined by Allah's Decree. If something is meant to go elsewhere, it will never come on your way, but if it is yours by destiny, from you it cannot flee (Umar Ibn al-Khattab)

We are all running towards something. Stop for a moment and ask yourself what *you're* running towards. Is it your career? Is it wealth or status? Is it another person? Is it dunya? Now that you have stopped, turn around. Turn and face the right direction, towards what is Real and Everlasting, what is Beautiful and Merciful, towards Allah. And now start running again. This time in the right direction. This is real success .



#HadithofaDay#

Bissmillahirrahmanirrahim


Abu Abdillah Ar-Rudzabari rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang berangkat menimba ilmu sementara yang dia inginkan semata-mata ilmu, maka ilmunya tidak akan bermanfaat baginya. Dan barangsiapa yang berangkat menimba ilmu dalam rangka mengamalkan ilmu, niscaya ilmu yang sedikit pun akan bermanfaat baginya.” (Al-Muntakhab min Kitab az-Zuhd wa ar-Raqaa’iq, Hal. 71)






Yahya bin Khalid Al-Barmaki rahimahullah berkata kepada anaknya, “Dahulu mereka -pendahulu yang salih -mencatat sesuatu yang terbaik dari apa yang mereka dengar. Mereka menghafalkan sesuatu yang terbaik dari apa yang mereka catat. Kemudian mereka menyampaikan sesuatu yang terbaik dari apa yang mereka hafalkan.” (Al-Fawa’id wa al-Akhbar wa al-Hikayat, Hal. 126)

#the words

Bissmillahirrahmanirrahim
















Bersyukurlah

Bissmillahirrahmanirrahim


Syukuri yang Sedikit
Dari An Nu’man bin Basyir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ
Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 667).
Hadits ini benar sekali. Bagaimana mungkin seseorang dapat mensyukuri rizki yang banyak, rizki yang sedikit dan tetap terus Allah beri sulit untuk disyukuri? Bagaimana mau disyukuri? Sadar akan nikmat tersebut saja mungkin tidak terbetik dalam hati.
Kita Selalu Lalai dari 3 Nikmat
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan bahwa nikmat itu ada 3 macam.
Pertama, adalah nikmat yang nampak di mata hamba.
Kedua, adalah nikmat yang diharapkan kehadirannya.
Ketiga, adalah nikmat yang tidak dirasakan.
Ibnul Qoyyim menceritakan bahwa ada seorang Arab menemui Amirul Mukminin Ar Rosyid. Orang itu berkata, “Wahai Amirul Mukminin. Semoga Allah senantiasa memberikanmu nikmat dan mengokohkanmu untuk mensyukurinya. Semoga Allah juga memberikan nikmat yang engkau harap-harap dengan engkau berprasangka baik pada-Nya dan kontinu dalam melakukan ketaatan pada-Nya. Semoga Allah juga menampakkan nikmat yang ada padamu namun tidak engkau rasakan, semoga juga engkau mensyukurinya.” Ar Rosyid terkagum-kagum dengan ucapan orang ini. Lantas beliau berkata, “Sungguh bagus pembagian nikmat menurutmu tadi.” (Al Fawa’id, Ibnul Qayyim, terbitan, Darul ‘Aqidah, hal. 165-166).
Itulah nikmat yang sering kita lupakan. Kita mungkin hanya tahu berbagai nikmat yang ada di hadapan kita, semisal rumah yang mewah, motor yang bagus, gaji yang wah, dsb. Begitu juga kita senantiasa mengharapkan nikmat lainnya semacam berharap agar tetap istiqomah dalam agama ini, bahagia di masa mendatang, hidup berkecukupan nantinya, dsb. Namun, ada pula nikmat yang mungkin tidak kita rasakan, padahal itu juga nikmat.

Teruslah bersyukur atas nikmat dan rizki yang Allah beri, apa pun itu meskipun sedikit. Yang namanya bersyukur adalah dengan meninggalkan saat dan selalu taat pada Allah. Abu Hazim mengatakan, “Setiap nikmat yang tidak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah, itu hanyalah musibah.” Mukhollad bin Al Husain mengatakan, “Syukur adalah dengan meninggalkan maksiat.” (‘Iddatush Shobirin, hal. 49, Mawqi’ Al Waroq)
[Muslim]
#teruskan ada sifat bersyukur even tak dapat result yang kita impi-impikan#

Royal Debate 2012

Bissmillahirrahmanirrahim



 USIM A vs UIAM A
(peringkat Final)

For the first time, aku mewakili universiti untuk debat arab. Dan tak pernah pun mewakili debat arab di peringkat sekolah, waktu tamhidi je dulu pernah masuk, tapi main-main je masuk sebab tak tahu sangat caranya. Apa-apa pun memang tidak terungkap kemanisan dan kepahitan dalam mengharungi hari-hari latihan dan pertandingan perdebatan, rasa hampir sebulan bersama mereka.

Pagi petang siang malam mencari bahan dan isi-isi perdebatan, sparring dan begitulah hari-hari seterusnya sehinggalah tiba hari pertandingan di USM. Menangis atas kemenangan dan kekecewaan atas kegagalan menjadi adat tradisi dalam pertandingan. Semangat berkumpulan sangat perlu dan harus kuat; 'Trust to each others' and 'Trust yourself' sangat penting.


Banyak manfaat yang aku dapat, biar aku senaraikan :
1) Banyak vocab arab baru yang aku dapat * itu sudah semestinya lah kan*
2) Banyak issues yang aku tahu
3) Tahu struktur pendebatan yang sebenar
4) Tahu tahap bahasa arab aku *rasib?jayyid?jayyid jiddan?mumtaz? HAHA, which one is I'm?*
5) Dapat memasyarakatkan diri dengan students U yang lain
6) Dapat banyak pengalaman ~


Emm rasa macam banyak lagi benda yang aku dapat tapi entahlah tak dapat nak di ungkapkan dengan kata-kata.Anway, thanks alot to all arabic debaters dan juga pendebat BM & BI yang senantiasa memberikan semangat kepada kami. Tahniah di atas kejayaan buat pendebat USIM A dan usaha lagi yang tak dapat ke peringkat seterusnya. USIM menjadi hebat bila adanya anda semua.  Syabas di ucapkan :)


Pusingan yang ke-5
USIM B vs UNISZA B


USIM A vs ( tak ingat dengan U mana)


Ust Syafwan sedang menerangkan konsep usul semi final


USIM A prepared for semi final


Setiap jaulah biasa diadili oleh 3 orang juri


Ustaz Hamadallah& Ustaz Syafwan


Pendebat BM banyak bantu kami untuk fahamkan konsep



BERTEKAD TERBILANG !

CREDIT TO ;
Ustaz Sofwan,
Ustaz Hamadallah
Ustaz Ahmad
Ustaz Hassan
Alumni USIM ; Abang Izzat &Abg Hisyam

(USIM A)
Kak Maisarah
Kak Faezah
Kak Maziyah
Abang Zulfirdaus

(USIM B)
Nurul Asma
Adibah
Anis
Izyan

(RESEARCHERS)
Kak Syakirin
Fatin 
Amira
Azila
Adik Amira
Taqiyuddin


Students UNIMAP
banyak membantu kami dalam istilah-istilah Arab


Jazakallahukhaironkathira yang tidak terhingga buat mereka semua termasuklah kepada sesiapa yang pernah membantu dan memberi dorongan kepada kami.
Barakallahufikum
Maaf atas segalanya

ibtisam92
^^

#days

Bissmillahirrahmanirrahim




Royal Debate 2012
It's held on 11th-16th
Wish Usimians debaters lucks yeah !
For Arabic, Malay and English
:)



#baru selesai pusingan pertama dan kedua, tomorrow ada lagi TIGAA pusingan#
kalau ada rezeki insyAllah suku dan semi final :)



Arab

Bissmillahirrahmanirrahim

Sekarang tengah cuti semester satu, 2011/2012 :)
Tetapi..



saya sedang berusaha untuk debat arab, jadi tiada kalimah bagi saya untuk bercuti bersama keluarga.
Perjuangan itu perlu di teruskan


^-^



ibtisam92
^^