JanjiNya :)

Bissmillahirrahmanirrahim


"Tidaklah engkau akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, saling berkasih sayang dengan orang yang menentang Allah dan rasulNya, sekalipun mereka itu bapa-bapa, atau anak-anak mereka atau saudara-saudara mereka, atau keluarga mereka. Mereka itulah orang yang Allah telah menetapkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan Roh daripadaNya. Dan dimasukkan mereka ke dalam syurga yang mengalir bawah dan mereka pun reda terhadapNya. mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang menang!"
(Surah Al-Mujadalah-22)

ibtisam92
^^ 

Gunalah akal warasmu dengan baik -.-

Bissmillahirrahmanirrahim


'tolak ketepi mengenai hukum HALAL dan HARAM, yang penting kita fikir mengenai matlamat kita untuk pelajaran'... 
Nah amek kauu!panas hati kan kalau dengar ayat sebegini nampak sangat manusia itu jahil dari sudut agamanya, they do something that against syariah Islamiyyah without making its as 'batasan' for a Muslim. Seseorang Muslim perlu meletakkan Islam itu di dadanya supaya dapat beramal setakat mana yang mampu dan mengerti, memahami akan hukum hakam yang telah ditetapkan olehNya bukannya di kaki yang boleh di buat main-main.

ibtisam92
^^

takda cara lain kah ?

Bissmillahirrahmanirrahim

If you want an enjoyment  please do yourself, do not invite others to make the things that you want to do so.
Not all the things you done is need an enjoyment or 'surur'. Please draft something or make others methods without having an amusement. The methods should give well impact and effective for us to have a good memorising on it. Not all the enjoyment you do you might get redha Allah, as well you thought . Jangan halalkan apa yang telah di haramkan oleh Allah dan jangan haramkan apa yang telah di halalkan oleh Allah.



Ok seriously, aku sangatlah tidak selesa dan rasa perasaan meluat dalam diri ini pabila melihat mereka-mereka yang berkuasa itu sengaja meletakkan satu perkara yang merasakan orang lain tidak akan bosan. Jangan jual agama laaaaahhhhh, pleassssseeeeee, I am begging it .



Even we know that 'Agama Islam itu Mudah', tapi bukanlah semudah-mudahnya kita mengambil kesempatan dengan menyelisihi syariat Allah dan RasulNya dengan melaksanakan kebathilan.Hendaknya seorang muslim yang baik berusaha dengan sekuat tenaga menjalankan agamanya sesuai kemampuan yang dimiliki. Rasulullah bersabda ;


ما نهيتكم عنه فاجتنبوه ، وما امرتكم به فاتوا منه ما استطعتم
Apa-apa yang aku larang maka jauhillah, dan apa-apa yang aku perintahkan kerjakan semampu kalian
 (H/R BUKHARI/MUSLIM)

ibtisam92
^^

sebab lambat terus cop tempat pelacur ???

Bissmillahirrahmanirrahim

Aku bersama keluarga menikmati juadah sarapan pagi di salah sebuah restoran yang agak terkenal dan termahsyur dalam kalangan rakyat jelata Pulau Mutiara oghang Bertam, yang mana ianya dimajukan oleh orang Melayu Islam *kaum kerabat kita jugak la*. Siapa tak kenal dengan Nasi Beriani-nyaa yang pergggghhhhh tuh !Masyallah, di tambah pula dengan kelazatan masakan daging kambing masak kurma dan capati (made from Pakistanian) Subhanallah sangat sedappp dan menyelerakan.

Sedang asyik dan ngalet menunggu ketibaan hidangan kami tersebut..


"weyhhhh, hang ni buat roti capati ka atau buat tempat pelacur!!! Ingat aku tunggu lama-lama ni, aku tunggu kat tempat pelacur kaaa??" menengking pakcik tersebut kepada si pembuat roti capati.

Keadaan menjadi tegang, dan pelanggan yang sedang selera menjamah makanan terkaku dan  kelihatan bengang mendengar kata-kata yang kesat dari pakcik tersebut. Keluarga aku yang bersebelahan meja dengannya hampir hilang sabar, mahu saja aku melempang mulut pakcik tersebut dengan cili api, tapi apakan daya, tindakan batin saja dapat di ungkap, tindakan secara zahir belum pasti ku gagahi untuk lakukan.
Sabar !

Mulutnya masih terkumat-kamit menyatakan ayat yang sama, tapi dengan nada yang perlahan. Rilekss laa pakcik, pelanggan ramai kot kat restauran tuhh, siapa datang dulu dialah nanti akan dapat menjamah hidangan dahulu. Bukan sebab LAMBAT je pakcik dah nak cop atau namakan restauran tersebut sebagai tempat pelacur. Astagfirullahalazim.

Tak sampai sepuluh minit, tauke restauran tersebut datang dan membawa hidangan yang dipesan oleh pakcik tersebut sambil berkata:
"Sabarlah encik,kami jalankan tugas mengikut prosedur, siapa datang dulu dialah yang akan dapat dulu, encik kena sabar,pagi ni pelanggan datang ramai"

"hangg tau tak anak aku makan nasi sampai habis pun, roti capati aku tak dapat, apa punya lembab la hampa buat keja"

Tauke tersebut malas melayan dan terus berlalu pergi.
'Ha makan puas-puas ye pakcik , ishhhh, buat malu orang Islam+ Melayu jeeee' *getik hatiku*



Jadi konklusi yang boleh kita dapat melalui kisah ini, setiap pekerjaan ada cabaran dan setiap cabaran itu perlu ada kesabaran. Dan pekerjaan itu bukanlah hanya melibatkan pekerjaan yang kita fahami dalam konteks khusus, tetapi dalam konteks menyeluruh atau umum seperti makan, ianya juga salah satu pekerjaan bagi manusia untuk makan. Sedangkan nak makan punn kena banyak bersabar apatah lagi pekerjaan-pekerjaan yang lain seperti kita lakukan hari ini sebagai contoh menjadi seorang pelajar. Ermm lagi banyak lah kan mehnah nya. Jom kita perhati dan baca serta hadamkan apa yang Nabi Muhammad saw pesan kepada umatnya, meh-meh baca :)

Abu Hurairah melaporkan pada suatu hari seorang lelaki datang berjumpa Nabi Muhammad dan berkata " Berilah saya nasihat", Nabi Muhammad menjawab "Jangan marah:. Lelaki itu mengulangi permintaannya beberapa kali , Nabi Muhammad tetap menjawab,"Jangan marah".(Riwayat Bukhari)

nahh! tengok link ini mengenai penjelasan dari hadis 'Jangan Marah'
sekian untuk sketsa kehidupan manusia hari ini.

ibtisam92
^^

nikmatnya suapan ummi .

Bissmillahirrahmanirrahim




Ya, aku sudah besar tapi aku tidak malu menikmati suapan ummi. Sebahagian kita pasti malu jika ibunya menyuap sesuap nasi atas dasar sudah besar panjang.Tapi seriously ! kalau ummi yang suapkan nasi pasti nasi itu akan ditambah dan ditambah, sedaaaapppp dan nikkkmattt rasanya. Kalau suap sendiri rasanya nasi itu takkan bertambah. Ummi pun takkan pernah kesah kalau aku yang memintai untuk disuap, kalau ada adik pasti tangan ummi aku jadi rebutan kami berdua kalau di tambah pula dengan abah aku, tangan itu akan direbut oleh tiga orang insan yang senantiasa menunggu suapan dari seorang ibu/isteri. Kemesraan antara ahli-ahli keluarga akan berputik.That's why I love my family >.< Terima kasih ya Allah .



Hakikat kehidupan yang sakinah adalah suatu kehidupan yang dilandasi mawaddah warohmah (cinta dan kasih sayang) dari Allah subhanahu wata’ala Pencipta alam semesta ini. Yakni sebuah kehidupan yang diredhai Allah, yang mana para pelakunya/orang yang menjalani kehidupan tersebut senantiasa berusaha dan mencari keridhoan Allah dan rasulNya, dengan cara melakukan setiap apa yang diperintahkan dan meninggalkan segala apa yang dilarang oleh Allah dan rasulNya. Hakikat sebuah kehidupan rumah tangga yang sakinah adalah terletak pada realisasi atau penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan berumah tangga yang bertujuan mencari ridho Allah subhanahu wata’ala. Karena memang hakekat ketenangan jiwa (sakinah) itu adalah ketenangan yang terbimbing dengan agama dan datang dari sisi Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana firman Allah (artinya):
“Dia-lah yang telah menurunkan sakinah (ketenangan) ke dalam hati orang-orang yang beriman agar keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada).” (Al Fath: 4)
Keluarga Sakinah, Keluarga Idaman :) 

ibtisam92
^^ 

Shalatlah Seperti Shalatnya Orang Yang Hendak Berpisah Dengan Dunia


Bismillahirrahmanirrahim

Hadits:

Dari Abu Ayub Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي وَأَوْجِزْ قَالَ إِذَا قُمْتَ فِي صَلَاتِكَ فَصَلِّ صَلَاةَ مُوَدِّعٍ وَلَا تَكَلَّمْ بِكَلَامٍ تَعْتَذِرُ مِنْهُ وَأَجْمِعْ الْيَأْسَ عَمَّا فِي 
أَيْدِي النَّاسِ

“Seorang laki-laki menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata: “Ya Rasulullah. Berilah aku nasehat yang ringkas.” Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalau Engkau mengerjakan shalat, maka shalatlah seperti shalatnya orang yang hendak meninggalkan (dunia). Jangan berbicara dengan satu kalimat yang esok hari kamu akan meminta udzur karena ucapan itu. Dan perbanyaklah rasa putus asa terhadap apa yang ditangan orang lain.”
(Hasan. Dikeluarkan oleh Ahmad (5/412), Ibnu Majah(4171), Abu Nu’aim dalam Al Hilyah (1/462) Al Mizzi (19/347) dan Lihat Ash Shahihah (401))



Penjelasan Hadits :
Alangkah indahnya ketiga wasiat ini. Apabila dijalankan oleh seorang hamba, maka sempurnalah semua urusan dan tentu dia akan berhasil.

Wasiat pertama:
Menganjurkan untuk menyempurnakan shalat dan berijtihad agar mengerjakannya dengan sebaik-baiknya. Hal itu dengan menghisab diri terhadap semua shalat yang dikerjakan serta menyempurnakan semua kewajiban, fardhu ataupun sunnah-sunnah yang ada di dalam shalat. Hendaknya juga bersungguh sungguh merealisasikan tingkatan ihsan yang merupakan derajat tertinggi, dengan kehadiran yang betul-betul sempurna di hadapan Rabbnya. Yakni bahwa dia sedang berbicara lirih dengan Rabbnya melalui apa yang dibacanya, yakni doa ataupun dzikir-dzikir lainnya. Tunduk kepada Rabbnya dalam setiap posisi; berdiri, ruku’, sujud, turun maupun naik (dari ruku’ atau sujud serta akan berdiri).

Tujuan yang mulia ini didukung pula dengan kesiapan jiwa tanpa ragu dan rasa malas di hatinya. Bahkan, hatinya senantiasa hadir dalam setiap shalat, seakan-akan itu adalah shalat orang yang akan berpisah (mau meninggal dunia) atau seolah-olah tidak akan shalat lagi sesudah itu (karena wafat).
Sudah dimaklumi bahwa orang yang akan meninggal dunia akan berusaha dengan sunguh-sunguh mencurahkan segenap daya upayanya, bahkan selalu dalam keadaan mengingat pengertian-pengertian dan sebab yang kuat, sehingga mudahlah semua urusannya, lalu itu menjadi kebiasaannya.
Shalat dengan cara seperti itu akan mencegah pelakunya dari semua akhlak yang rendah dan mendorongnya berhias dengan akhlak yang menarik, karena hal itu akan memberi pengaruh dalam jiwanya, yaitu bertambahnya iman, cahaya, dan kegembiraan hati, serta kecintaan yang sempurna terhadap kebaikan.

Wasiat kedua :
Menganjurkan untuk menjaga lisan dan senantiasa mengawasinya karena menjaga lisanlah kendali semua urusan seseorang. Jika seseorang mampu menguasai lisannya, niscaya dia dapat menguasai seluruh anggota tubuhnya yang lain. Tetapi jika justru dirinya dikuasai oleh lisannya dan tidak menjaganya dari perkataan yang mengandung mudarat, maka urusannya akan sia-sia, baik agama maupun dunianya. Maka janganlah berbicara sepatah katapun melainkan harus diketahui apa manfaatnya bagi agama atau dunia. Semua pembicaraan yang di dalamnya ada kemungkinan mendapat kritik atau bantahan, hendaknya ditinggalkan, karena kalau dia berbicara maka dikuasai oleh ucapan tersebut, sehingga ia akan menjadi tawanannya. Bahkan, sering kali menimbulkan mudarat yang tidak mungkin dihindari.

Wasiat ketiga:
Menyiapkan diri bergantung hanya kepada Allah semata dalam semua urusan kehidupan dunia dan akhirat. Tidak meminta kecuali kepada Allah dan tidak bersikap tamak kecuali terhadap karunia-Nya. Juga menyiapkan diri untuk berputus asa terhadap apa yang ada di tangan manusia. Demikian itu karena ‘putus asa’ adalah penjaga. Siapa yang berputus asa dari sesuatu, dia akan measa tidak membutuhkannya. Sebagaimana dia tidak meminta dengan lisannya kecuali hanya kepada Allah maka hatinya pun tidak bergantung kecuali kepada Allah.

Oleh sebab itu, tetaplah menjadi seorang hamba sejati bagi Allah, selamat atau bebas dari pengabdian kepada sesama makhluk. Sungguh, dia telah memilih kebebasan dari perbudakan mereka dan dengan itu pula dia telah memperoleh kedudukan yang tinggi dan mulia. Sesungguhnya bergantung kepada sesama makhluk menimbulkan kehinaan dan jatuhnya harga diri dan kedudukan seseorang sesuai dengan tingkat ketergantungannya kepada mereka.
Wallahu a’lam.

dipetik dari :)


ibtisam92
^^

Prinsip -.-

Bissmillahirrahmanirrahim


Garang ke ?
Lawakkk kott =.=
Eh macam singa lah dia tuh !
aku akan balas :
Mana ade biasa jelah,
*tersenyum dan terdiam*


Banyak perkataan dan perkataan seperti itu di lontarkan oleh orang-orang sekeliling aku. I'm serious ? Oh Nope !! I'am a happy good lucky person especially for those knew me, she won't say , izyan is a garang person , but sometimes maybe :)
I remind the past whenever I was being a school monitor (pengawas sekolah) nobody won't  greetings me except me do first, why not, my face always signifies with ' tight face' . So no wonder he or she won't greet me  with 'Assalamualaikum kak" as well the juniors always do that for others seniors. But me, it quite hard for them to greet it. I don't know how to make my face looks alike happiness. That's me whenever I was studying in secondary school. But still have a good communication with others but it takes times for others to have a conversation with me, HO-ho

The all things I do today because I learnt something from the pastime ever. The past and past and also past time teached how to be myself. As I thru the experiences whether it's good or not, I knew something and I grab something golden and best type and reformed it to be one of my life.

Today,my mum is too worried about me, the way I have communication with boys especially it's very stern. She had many times advices me.  Did my words or way is too abusive ?  *erk ? !* As last, I won't be like that. Now,I did something because I learn something. That's all ~

Okay back to my main topic, there are several principles of my life but I just explain one of them only :



a) Keep off from ikhtilat except the matter that needs a discussion. If you have a matter with me, I will greet you as a friend, if not, I won't be like that. Sometimes, the simple matter you don't  need a discussion and don't make it as a serious matter as well you can manage it by yourself.

ok malas berceloteh panjang, klik kat sini lah ye :) *rasa tak perlu nak repeat bagi post dan tujuan yang sama*


ibtisam92
^^

rugi deh !

Bismillahirrahmanirrahim



ya betul betul betul
ruuuuuuuugggggggggggiiiiiiii!!!
=.=

ibtisam92
^^

Baguslah ,

Bissmillahirrahmanirrahim

They are struggling to learn Alquran even they near to 60 years old.
Good job aunties ! and they also wish one day they could perform Hajj.


Baguslah bagi mereka yang menyedari mereka itu tidak fasih lagi membaca al-Quran walaupaun usia mereka sudah lanjut. Bagaimana pula dengan anak muda yang sangat sangat tidak mengerti akan kepentingan belajar Al-quran? Mati itu bila bila masa sahaja Allah akan ambil yang tidak mengenal tua atau muda. Yang masih muda anda belum lagi terlambat, sama juga yang sudah tua. Moga segala kebaikan yang engkau kerjakan itu mendapat ganjaran dariNya.


ibtisam92
^^

Watch out your akidah !

Bissmillahirrahmanirrahim

Hai peeps !
Homesweethome. >.<
Just share a video with a title " wacana selamatkan akidah"
Take note ya, this matter is not a game but it's a serious matter that shall be all the muslim to care off.


Highly recommended for you to listen addin talks or we name it's 'ceramah' with the great 'pendakwah' are :
1) Ustaz Fathul Bari
2) Ustaz Fadhlan
3) Ustaz Asri Sobri
4) Ustaz Rasul Dahri
5) Ustaz Idris Sulaiman
5) Ustaz Sulaiman Nordin
6) Ustaz Azwira
and several others that shall be for you to have a listen from them. Don't looks them with ideologi politics, but looks them with your deeply heart what's gonna said by them, what our Prophet saw wanna teaches us especially Addin's matter. Grab it and take the opportunity.

link : abuaqifstudio.blogspot.com
this link provide much and many of videos from them. If you all wanna to listen , please listen from the begin until the end,I'm not force you but I want you understood it very well :)
salam kasihNya dari saya
>.<

ibtisam92
^^

student

Bissmillahirrahmanirrahim

Waiting the day for my last paper. Oh it's make my mind burden as I should remember the facts, the points and all sort of that. The day I through in month of examination (January)I can make two conclusions about the way of students learning . HA-HA, it just my observation only, not facts ya :P



1) Some of students like to study early in the morning I means after dawn. They thought, our brain will be more fresh and energetic in the morning.



2) They're having a revision at midnight until dawn. maybe . They thought that time will make them comfortable and the circumstances are relatively calm and quiet. So of course they wake late in the morning , HA-HA, typically, they quite hard to wake up for praying Subuh dan do not ever-ever left your Subuh go away yeah !.

Thus, which one you are ???
If me ?? HAHA
Ermm, don't you think that why we can memorizes thousand and thousand of sentences from books a week or two weeks before a day of examination? Why not three month before examination? Erk ?!


kalau dah habis exam janganlah buang nota atau jadikan kertas-kertas nota anda seperti kapal laut pulak.erm rugi tuu=.=

When our exams is over the things that we had memorize also over !
that we as a student, lucky for those can keep memorize even the examination is over.



*quite lazy to create a long sentences for this post*
this is the 'saja-saje post after menelaah buku Hubungan Etnik'~


ibtisam92
^^


good luck guys :)

Bissmillahirahmanirrahim



Alhamdulillah, umurku masih panjang diberi rahmatNya untuk meniti kehidupan ini dengan lebih bermakna dari hari-hari yang lalu. Hari ini tanggal pada 2 haribulan Januari 2012 tidak menyangka, pembelajaran ku di USIM bagi semester satu akan berakhir tidak lama lagi. Cepat sungguh masa berlalu, Pejam celik pejam celik aku bakal menjadi remaja puluhan >.<

Okay, tidak mampu untuk berceloteh panjang di sini, jadi I wish all students First year degree in USIM, good luck in your examination especially Bachelor Fiqh and Fatwa with Honours . Do your best among the best . Bitaufiq wannajah fi imtihan.



*Ya Rabb permudahkanlan urusan aku pada hari-hari peperiksaan nanti* amin :)

best of luck from :
IZYAN NAZIHAH BT ABDULLAH
SEM 1,2011/2012,
BACHELOR FIQH AND FATWA WITH HONOURS
UNIVERSITI SAINS ISLAM MALAYSIA