Pin It

Widgets

Tinggalkan perkara yang tidak berguna

Bissmillahirrahmanirrahim


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ
[حديث حسن رواه الترمذي وغيره هكذا]
Terjemah hadits :
Dari Abu Hurairah radhiallahunhu dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya .
(Hadits Hasan riwayat Tarmidzi dan lainnya)
Berkata Ibnu Rajab rahimahullah: Hadis ini adalah salah satu prinsip agung (ushul) dari prinsip-prinsip Adab (etika).

Muhammad bin. Abi Zaid ( seorang ulama maliki ) berkata : Menjadi asas adab kebaikan terbahagi daripada empat hadis :
1) Nabi saw bersabda : " Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat maka dia berkata perkara yang baik atau diam"
2)Nabi saw bersabda : "Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya ".
3) Dan sabda Nabi saw dalam wasiat baginda secara ringkas : " Jangan marah ".
4)Sabda baginda juga : " Orang mukmin mencintai saudaranya seperti dia mencintai diri sendiri ".
Secara kesimpulan yang boleh kita perolehi dari hadis ini ,
a) lakukan perkara yang bermanfaat bagi kita sahaja , tinggalkan perkara yang tidak bermanfaat ( tergolong juga perkara yang syubhat, makruh dan perkara yang mubah yang kita tidak berhajat ke atasnya )
 b) manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya yang mana boleh memberi manfaat terhadap dunia dan akhirat.
c) Menyibukkan diri dengan perkara-perkara yang tidak ada kepentingannya dengan seseorang adalah perbuatan sia-sia dan tanda lemahnya iman
d)  Tugas utama manusia yang juga merupakan hikmah diciptakannya manusia dan jin adalah beribadah kepada Allah

ibtisam92
^^

No comments: