Pin It

Widgets

Mari kita fahami bersama II

Bissmillahirrahmanirrahim


Dalil syahadat " Muhammadur Rasulullah "
 Firman Allah swt :
" Dia-lah yang mengutuskan kepada kaum yang buta huruf seorang rasul di antara mereka yang membacakan ayat ayatNya kepada mereka , menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah ( as-sunnah) dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar benar dalam kesesatan yang nyata "
( Al-Jumu'ah: 2)

Disini kita dapat ertikan bahawasanya Nabi yang di utus kepada kita adalah dari jenis kalian sendiri yang mana sudah di sebut dalam surah Al-Jumu'ah ayat di atas.

Firman Allah swt :
" Muhammad adalah utusan Allah "
( Al-Fath : 29 )

Sesungguhnya Rasulullah sangat ingin memberi menfaat kepada umatnya dan menjauhkan mudarat dari kaumnya yakni keimanan dan baginda sangat pengasih terhadap orang Mukmin serta berlemah lembut dan kasih sayang terhadap mereka.Hal ini di khususkan bagi orang -orang Mukmin , di karenakan beliau di perintah untuk memerangi orang orang kafir dan munafik tanpa memberi kasih sayang sedikit pun kepada mereka. Dan ini nyatalah bahawa Nabi saw adalah benar benar utusan Allah swt.

Firman Allah swt :
" Katakanlah 'Wahai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian seluruhnya' " .
( Al-A'raf : 158 )

Arti syahadat " Muhammadur Rasulullah "

Maknanya ialah mengakui dengan lisan dan mengimani dalam hati bahawa sesungguhnya Muhammad b. Abdullah al-Qurasyi al-Hasyimi adalah utusan Allah untuk seluruh makhluk dari golongan jin dan manusia .
Allah berfirman :
" Tidaklah Aku menciptkan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu "
( Adz-Dzariyat : 56 )

Dan tidak ada cara ibadah yang lain yang benar kecuali yang telah di wahyukan dan apa yang telah di anjurkan kepada Nabi Muhammad saw
Firman Allah swt :
" Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqan ( al-Quran ) kepada hambaNya agar menjadi pemberi peringatan bagi seluruh alam "
( Al-Furqan : 1)

Syahadat ini memiliki konsekuensi membenarkan segala yang datang dari Rasulullah saw melaksanakan segala perintahnya, menjauhi segala larangannya dan tidak menyembah Allah kecuali dengan apa yang beliau syariatkan. Syahadat ini juga memiliki konsekuensi iaitu tidak menyakini bahawa Nabi saw memiliki sifat Rububiyah , punya pengaruh di alam semester atau beliau berhak di sembah. Beliau hanyalah seorang hamba , tidak boleh di sembah, seorang Rasul yang tidak boleh di dustakan dan seorang hamba yang tidak mampu mendatangkan manfaat atau mudarat bagi dirinya atau orang lain, kecuali dengan izin Allah swt dan kehendakNya,
Allah berfirman : " Katakanlah , 'Aku tidak mengatakan kepadamu bahawa pebendaharaan Allah ada padaku dan tidak pula akau mengetahui yang ghaib dan tidak pula aku mengatakan kepadamu bahawa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku'."
(Al-Am'am;50)

dan penjelasan ini banyak sekali terkandung di dalam Al-Quran ( pembaca boleh lihat : )
-Surah Al-Jin;21-22
-Surah Al-A'raf;188
-Surah Al-An'am;162-163

Segenap manusia hendaknya menempatkan Muhammad saw kedudukan dan martabat yang telah Allah berikan kepdannya iaitu sebagi hamba dan utusan Allah. Semoga selawat dan salam tetap tercurah kepadanya.

Link :

Di petik dari;
 KITAB ULASAN TUNTAS TENTANG TIGA PRINSIP POKOK
SIAPA RABBMU ?SIAPA AGAMAMU? SIAPA NABIMU?
Ditulis oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

ibtisam92
^^

1 comment:

Anonymous said...

salam