Pin It

Widgets

8 larangan syariat buat insan yang bernama Muslimah

Bissmillahirrahmanirrahim
Larangan Syariat Bagi Muslimah
Kewajiban setiap muslim dan muslimah adalah meninggalkan setiap perkara-perkara yang telah dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Karena setiap sesuatu yang dilarang dalam syariat, tentulah mempunyai dampak serta akibat baik di dunia maupun di akhirat. Setiap umat Islam, laki-laki dan wanita wajib mentaati perintah Allah dan menjauhi apa-apa yang dilarang.
Perintah untuk Taat kepada Allah dan Rasul-Nya

Dalam Al-Quran disebutkan secara jelas tentang perintah-perintah untuk mentaati Allah dan Rasul-Nya. Hal ini merupakan kewajiban setiap mukmin agar mentaati apa yang telah dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena mentaati Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sama halnya mentaati Allah. Seperti yang telah disebutkan dalam
( surat An Nisaa’ ayat 80)

Barangsiapa yang menta’ati Rasul itu, sesungguhnya ia telah menta’ati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari keta’atan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka
Selain kewajiban mentaati perintah-perintah Allah yang dibawa oleh Rasulullah, Juga merupakan kewajiban setiap mukmin untuk menjauhi larangan yang telah ditetapkan. Firman Allah dalam 
(surat Al Hasyr ayat 7)



Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.

Bagi yang melanggar perintah maupun larangan dari Allah, tentunya mendapat acaman dan azab yang pedih. Allah berfirman dalam 
(surat An Nuur ayat 63 )
maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.
Sikap Taslim dan Tidak Memilih-milih

Disebutkan dalam sebuah hadits, bahwa setiap umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam akan masuk syurga kecuali yang enggan, yaitu orang yang durhaka dan tidak taat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan yang melanggar perintah dan larangan Allah Azza wa Jalla. Oleh karena itu wajib kaum muslim untuk taslim (tunduk) dengan apa yang Allah dan Rasul-Nya perintahkan/putuskan.

Tidak patut bagi seorang mukmin memilih-milih dalam mengerjakan syariat. Hal ini diterangkan dalam
  (surat Al Ahzab ayat 36 )
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.
Larangan-larangan Syariat Bagi Muslimah


1. Larangan Berbuat Syirik

Syirik adalah perbuatan dosa yang paling besar. Karena akan menjerumuskan pelakunya dalam neraka jahanam. Larangan ini berlaku baik muslim dan muslimah.
2. Mendatangi dukun, ahli nujum, para normal, orang pintar


Termasuk hal yang dilarang dalam syariat.
  Dalam sebuah hadits disebutkan “Barangsiapa yang datang kepada peramal lalu bertanya kepadanya tentang suatu perkara, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari atau 40 malam.” (Riwayat Muslim)
3. Larangan menyambung rambut


Disebutkan dalam sebuah hadits bahwa ada seorang datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan mengatakan bahwa anaknya hendak menikah tetapi rambutnya rontok. Orang tersebut bertanya bolehkah anaknya menyambung rambut dengan rambut lain? Lalu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata. “Allah melaknat wanita yang menyambung rambut, dan yang minta disambung rambutnya”

4. Larangan membuat tato, mencukur alis, merenggangkan gigi


Dalilnya adalah sebagai berikut

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan wanita yang minta disambungkan rambutnya, wanita yang mentato (kulitnya) dan wanita yang meminta dibuatkan tato”. (Hadits Riwayat Muttafaqun ‘alaih).
“Allah melaknat wanita yang mencukur alisnya dan wanita yang minta dicukurkan alisnya, wanita yang minta direnggangkan giginya untuk mempercantik diri, yang mereka semua merubah ciptaan Allah”. (Hadits Riwayat Muttafaqun ‘alaih).
5. Larangan menampakkan perhiasan 
Yang dimaksud di sini adalah seorang wanita muslimah keluar dengan tidak memakai busana muslimah. Karena hal ini menyelesihi perintah Allah dalam surat Al Ahzab (33) ayat 59, yang artinya “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.
Pakaian yang dikenakan muslimah ketika hendak keluar rumah mempunyai beberapa syarat seperti yang disebutkan oleh syaikh Al-Albani dalam bukunya Jilbab Wanita Muslimah, yaitu sebagai berikut :

- Menutupi seluruh tubuh, tebal
- Longgar, tidak boleh sempit/ketat
- Tidak boleh menyerupai laki-laki
- Bukan bentuk perhiasan/mencolok
- Tidak boleh memakai wangi-wangian
6. Larangan keluar rumah dengan menggunakan wangi-wangian/parfum


Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam sangat keras mamperingatkan masalah tersebut. 
Beliau Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :“Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka dia seorang pezina” (HR Ahmad, 4/418; shahihul jam’: 105)

Kemudian dalam hadits lain disebutkan Nabi Shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Siapa saja perempuan yang memakai parfum maka janganlah ia menghadiri shalat isya di masjid bersama kami” (Shahih riwayat Imam Ahmad,Muslim, Abu Dawud, dan Nasa’i dari jalan Abu Hurairah, juga lihat kitab Ash-shahihah hadits no.1094)
7. Kufur kepada kebaikan suami


Dalilnya adalah sebagai berikut, Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda:
“…dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Shahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’” (HR. Bukhari)
8. Mengganggu tetangga


Seorang muslimah yang ahli ibadah dan ahli sedekah dapat terjerumus dalam neraka diakibatkan perilaku yang sering mengganggu tetangganya baik berupa ucapan lisan maupun perbuatan. Hal ini disebutkan dalam hadits,

Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Ada seseorang bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Wahai Rasulullah, si fulanah sering melaksanakan shalat di tengah malam dan berpuasa sunnah di siang hari. Dia juga berbuat baik dan bersedekah, tetapi lidahnya sering mengganggu tetangganya.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Tidak ada kebaikan di dalam dirinya dan dia adalah penduduk neraka.
Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk kepada kita, sesungguhnya Dia adalah Maha Pemberi Petunjuk, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
=======
 dari rekaman Kajian 7 Larangan Syariat Bagi Wanita oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Kajian tersebut dapat didownload di website Audio Assunnah




ibtisam92
^^

No comments: